secara umum untuk mengetahui besar dan kecilnya benang dalam ilmu tekstil didasarkan oleh perhitungan perbandingan panjang dan berat atau sebaliknya, kemudian untuk aplikasikan dengan dituliskan/disebut nomor benang No.- system penomeran tidak langsung dinamai Ne adalah berdasarkan perbandingan hitungan panjang per berat
- system penomeran langsung dinamai Tex, adalah berdasarkan perbandingan hitungan berat per panjang
untuk menandai benang tersebut rangkap atau tidak ,dengan diberi tanda angka contohnya :
benang Ne/2 60 s artinya benang nomer 60 rangkap dua dengan arah puntiran s
benang dapat dibagi menurut bahan yang di buat dan kegunakan dari benang tersebut contoh :
benang kapas Ne 60 s artinya benang dari bahan kapas dengan nomer 60 tunggal dengan arah puntiran s
sedangkan dilihat kegunaanya bisa bermacam macaam contohnya :
benang Ne/2 60 s artinya benang nomer 60 rangkap dua dengan arah puntiran s
benang dapat dibagi menurut bahan yang di buat dan kegunakan dari benang tersebut contoh :
benang kapas Ne 60 s artinya benang dari bahan kapas dengan nomer 60 tunggal dengan arah puntiran s
sedangkan dilihat kegunaanya bisa bermacam macaam contohnya :
- benang hias
- benang lusi
- benang pakan
- benang untuk kain kain berat
- benang rajut dan masih banyak lagi
mudah2 an bermanfaat informasi tersebut diatas
terima kasih atas kunjunganya di http://indbatik.blogspot.com


0 komentar:
Poskan Komentar